Perhitungan Volume Pengiriman Udara

Terbit: 16 Juli 2018

CARA PERHITUNGAN VOLUME ATAU KUBIKASI MELALUI PENGIRIMAN UDARA

Ada dua jenis cara perhitungan berat barang yang dikenal luas dalam jasa pengiriman barang, perhitungan berat sesungguhnya dan berat volume. Pengertian dan cara perhitungan tersebut bisa dipahami dengan penjelasan berikut:

  • Berat sesungguhnya (Berat aktual)

Berat sesungguhnya adalah berat yang diperoleh dari hasil penimbangan. Lazimnya di Indonesia menggunakan satuan kilogram (kg).

Saat melakukan penimbangan barang, biasanya berat barang sering tidak tepat menunjukkan bilangan bulat. Contohnya 4,3 Kg, atau 12,7 Kg. Apabila hal ini terjadi, biasanya pihak ekspedisi membulatkan berat barang ke atas. Misalkan 4,3 kg dibulatkan menjadi 5 kg.

 

  • Berat Volume (Berat Volumetrik)

Berat volume adalah berat yang didapat dari hasil perhitungan dengan menggunakan ukuran volume barang yang akan dikirim. Perhitungan ini didasarkan pada kondisi dimana berat aktual barang kecil (ringan) akan tetapi memakan tempat (volume besar).

  • Rumus yang digunakan untuk pengiriman barang via udara adalah:

Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) : 6.000.

Rumusi ini sudah dipakai dan diterima secara luas dan di akui oleh ASPERINDO.

Sebagai contoh, barang dengan panjang 100 cm, lebar 100 cm dan tinggi 100 cm, maka memiliki berat volumetrik : 100 X 100 X 100 / 6.000 = 166.66 Kg atau 167 kg



CONTACT US