PENANGANAN HEAVY CARGO ( PENGIRIMAN BARANG BERAT ) | KIRIM BARANG UKURAN BESAR

Terbit: 20 Februari 2019

Heavy Cargo

Pengertian Heavy Cargo adalah penanganan cargo atau barang ber-tonase diluar berat barang biasa.

Heavy cargo ( barang berat ) termasuk kedalam spesial cargo yang artinya di kategorikan sebagai barang barang spesial cargo yang memerlukan penanganan khusus namun pada sisi operasional, barang barang tersebut masih termasuk dalam barang genco ( general cargo ).

Disebut heavy cargo jika barang tersebut mempunyai berat 70 kg atau lebih dalam 1 koli dan dalam penanganannya barang tersebut diberi alas dibawahnya untuk memudahkan penanganannya pada waktu loading/unloading.

Dalam penanganan barang heavy cargo ( pengiriman barang berat ) ada alat yang dikenal dengan nama SPREADER BOARD yaitu berupa papan untuk menyebar berat benda supaya tidak merusak ULD yang digunakan.

Untuk pengiriman heavy cargo, shipper akan dikenakan surcharge. Berikut adalah surcharge yang dikenakan dalam heavy cargo :

70 S/D 99 KG Surcharge 25%

100 S/D 149 KG Surcharge 35%

150 S/D 250 KG Surcharge 50%.

Pengiriman barang berat / besar

 

HAL-HAL YANG JADI PERTIMBANGAN DALAM PENGIRIMAN HEAVY CARGO DAN BARANG UKURAN BESAR

Berikut hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam pengiriman barang heavy cargo dan barang ukuran besar.

1) Berat dan Ukuran dimensi barang

Ini menjadi perhatian utama dalam pengiriman barang berukuran besar maupun barang heavy cargo. Karena bisa tidaknya barang dikirim melalui cargo udara, tergantung dari ukuran dimensi barang dan juga berat barang. Karena berat barang sangat berpengaruh dengan biaya pengiriman barang yang akan kita keluarkan.

Untuk pesawat Garuda misalnya, 70 kg sampai 149 kg surcharge 50% dan 150 kg sampai kg selanjutnya surcharge 100%.

Biasanya untuk pesawat boeing, ukuran tinggi maksimal 80 cm, lebar 120 cm dengan berat maksimal 250 kg.

Untuk pesawat airbus tinggi maksimal 160 cm, Lebar 190 cm dengan berat 1000-1500 kg.

Untuk pesawat boeing bisa dengan ukuran panjang 6 meter tapi perlu penyesuaian ukuran tinggi, lebar dan berat barang. Oleh karena itu, perlu dikonsultasikan dengan pihak penyedia jasa cargo udara apabila ada keinginan untuk mengirimkan barang dengan panjang 5 sampai 6 meter.

Hal ini untuk memudahkan manuver barang saat loading ke pesawat.

Dan untuk pesawat airbus ukuran panjang maksimal 3,5 meter sesuai dengan ukuran palet.

 

2) Perusahaan airline

Karena tidak semua perusahaan airline menetapkan seperti ketentuan diatas.

 

3) Daerah tujuan pengiriman barang

Hal ini penting, karena tidak semua daerah menyiapkan peralatan lengkap dalam penanganan saat barang akan diturunkan dari pesawat dengan kondisi barang seperti diatas.

 

4) Packaging dan spreader

Hal ini pebting karena packing dan spreader yang kurang sempurna dengan kondisi berat barang seperti diatas, bisa membuat packing dan spreader rusak yang ujung-ujungnya bisa mempengaruhi waktu keberangkatan barang.



CONTACT US